LOGOV CELEBES

PT. Local Governance (LOGOV) Celebes merupakan lembaga riset privat yang berbasis di Makassar. Berisi sejumlah dosen dan peneliti dari berbagai bidang seperti ekonomi pembangunan, manajemen, akuntansi, sosial ekonomi pertanian, hukum, kelautan dan perikanan, administrasi publik, dan sosial politik, yang telah bekerja sekian lama sebagai sebuah tim. Lembaga ini melayani sejumlah kegiatan akademis seperti riset, konsultan, pelatihan, publikasi, dan sejumlah layanan terkait lainnya.

Pelatihan

Pemerintah dalam dokumen RPJMN 2020-2024 menentukan lima prioritas pembangunan nasional untuk lima tahun kedepan yaitu, fokus pada perbaikan kualitas dan mental sumberdaya manusia, memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun dan melanjutkan pembangunan untuk proyek yang sudah berjalan, birokrasi yang melayani dengan tidak rumit, cepat, dan akurat, regulasi yang tidak mempersulit, dan transformasi ekonomi. Lima isu tersebut akan menjadi prioritas agenda pembangunan nasional jangka menengah.

Lima agenda prirotas tersebut merupakan hasil dari diagnosis Kementerian PPN/Bappenas tentang kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Data indikator makroekonomi menunjukkan dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi Indonesia tumbuh relatif stagnan pada level 5%, padahal jika dibandingkan dengan Era Orba, Indonesia mampu mencatat peningkatan nilai tambah rerata 7-9% pertahun. Kondisi ini memunculkan dua argumentasi, pertama, apakah pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah sampai pada kondisi golden rule, sebuah kondisi yang digambarkan oleh Robert Solow sebagai periode stagnasi pertumbuhan akibat pemanfaatan sumberdaya yang telah sampai pada titik optimum. Atau, kedua, stagnasi pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini bukan disebabkan oleh optimalisasi pemanfaatan sumberdaya, tapi lebih cenderung mengarah pada adanya sumbatan yang memicu kemampuan sektor riil menghasilkan nilai tambah menjadi terganggu. Hasil analisis awal pemerintah cenderung pada narasi kedua yaitu menyimpukan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia harusnya masih bisa tumbuh diatas 5%.

Hambatan tersebut perlu diidentifikasi lebih detail untuk menemukenali kendala mengikat (most binding constrain) yang menjadi trigger pelambatan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah, melalui Kementerian PPN/Bappenas menggunakan pendekatan yang populer dikenal dengan Growth Diagnostics sebagai instrumen mengidentifkasi faktor paling menghamat laju pertumbuhan. Pendekatan Growth Diagnostics ini pertama kali diperkenalkan oleh tiga pakar ekonomi yaitu Ricardo Hausmann, Dani Rodrik, dan AndrÈs Velasco melalui artikel mereka berjudul “Growth Diagnostics”. Melalui tulisannya, ketiganya memperkenalkan pendekatan baru untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi sebuah negara secara lebih detail hingga mengerucut pada beberapa isu yang dianggap sebagai hambatan utama pertumbuhan.

Pendekatan ini dinilai sangat komprehensif karena bukan hanya multisektor (melibatkan banyak stakeholders), tapi juga membutuhkan beragam perangkat analisis untuk sampai pada hambatan utama. Perangkat analisis yang beragam tersebut dipakai untuk mengidentifikasi apakah sebuah isu memenuhi empat kriteria untuk disebut sebagai most binding constrain, yaitu shadow price (ongkos dari masalah tersebut sangat besar), signifikansi dari penyelesaian masalah (apakah berdampak luas atau tidak), sudah ada pelaku/stakeholder yang berusaha mencari “jalan pintas” mengatasi masalah tersebut, dan pelaku ekonomi yang terlibat dalam masalah tersebut akan sulit berkembang.

Hasil diagnosis Kementerian PPN/Bappenas dengan mengunakan kerangka Growth Diagnostics menemukan dua the most binding constrain yang menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia, yaitu pertama, regulasi yang tumpang-tindih dan relatif tertutup, dan kedua adalah rendahnya kualitas institusi, terutama pada praktik koordinasi kebijakan. Selain dua isu tersebut, hasil diagnosis juga menemukan tiga masalah yang menjadi binding constrain, yaitu masih rendahnya ketersediaan tenaga kerja terampil, infrastruktur yang belum sepenuhnya mampu membangun konektivitas, serta rendahnya penerimaan perpajakan dan belanja negara. Temuan diagnosis ini menjadi dasar pemerintah menentukan lima agenda prioritas pembangunan jangka menengah 2020-2024, terutama pada aspek regulasi, birokrasi, dan infrastruktur.

Melihat relevansi pendekatan Growth Diagnostics dipakai untuk mengidentifikasi kendala utama penghambat pertumbuhan, maka pendekatan ini perlu diperluas penggunaanya ke daerah, hingga level kabupaten/kota. Pendekatan ini sangat penting bagi daerah, terutama dalam mengisi bab kerangka ekonomi makro daerah, baik pada dokumen perencanaan lima tahunan maupunan tahunan. Namun, karena pendekatan ini tidak hanya mengharuskan pelibatan banyak pihak, tapi juga juga mensyaratkan ketersediaan data yang berkualitas. Saat ini, hampir semua daerah di Indonesia (terutama pada level kabupaten/kota), masih bermasalah dengan ketersediaan data. Andaikan pun datanya tersedia, seringkali kualitasnya masih dipertanyakan, terkhusus data yang diproduksi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Itu sebabnya beberapa strategi dan agenda prioritas dalam dokumen perencanaan daerah seringkali tidak berkaitan dengan masalah utama, karena disusun ditengah keterbatasan dan rendahnya kualitas data.

Diterbitkan di Opini

Growth Diagnostic merupakan suatu alat untuk mengidentifikasi permasalahan utama (binding constraints) yang kemudian menghambat pertumbuhan ekonomi suatu negara. 

Dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi membuat pendekatan Growth Diagnostic bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menentukan prioritas kebijakan yang menjadi acuan penyusunan RPJMN 2020-2024. Untuk lebih memahami pendekatan Growth Diagnostic ini, silahkan hadir dalam Seri Diskusi Daring Ekonomi yang diselenggarakan oleh LOGOV Celebes dengan Topik "Analisis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Pendekatan Growth Diagnostic". selengkapnya:

Topik: Analisis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Pendekatan Growth Diagnostic
Pemateri: Moch. Firman Hidayat, M.A. (Plt. Kepaa Subdirektorat Perencanaan Makro, Kedepution Ekonomi, Kementerian PPN/BAPPENAS)
Moderator: Syahril, M.Si
Waktu: Selasa 23 Juni, 2020, pukul 10:00 Wita

Join Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/3619375316?pwd=ZFRQeXdreEVDeEYyb05BZGhHaS84dz09

Meeting ID: 361 937 5316
Password: logovceleb

Diterbitkan di Agenda

Logov Celebes Menyelenggarakan Pelatihan Daring Untuk Pertama Kali

Sejalan dengan arahan pemerintah untuk beraktivitas di rumah, Logov Celebes mengadakan Pelatihan Pengolahan Data Menggunakan Stata secara daring. Pelatihan secara daring ini menggunakan media Zoom meeting dan berlangsung selama tiga hari, 4-6 Mei 2020. Untuk pelatihan kali ini, Randi Kurniawan, salah satu peneliti Logov Celebes, bertindak sebagai pemateri. Mata ajar materi pelatihan kali ini dimulai dari bagaimana menata data dalam Stata hingga mengolah data menggunakan teknik analisis regresi.

Pelatihan diikuti oleh sembilan peserta yang berprofesi sebagai dosen dan mahasiswa. Menariknya, sebagian besar peserta pelatihan berasal dari Pulau Jawa.

Meski menggunakan media daring, antusiasme peserta pelatihan terlihat cukup tinggi. Beberapa peserta secara aktif berdiskusi langsung dengan pemateri selama pelatihan berlangsung.

Diterbitkan di Pelatihan

Rilis buku terbaru dari Bapak Abd Madjid Sallatu (Direktur Utama LOGOV Celebes)

"Sulawesi Dalam Lintasan Perspektif"

Pembangunan daerah, sejatinya adalah pengembangan wilayah, yang diletakkan sebagai wawasan untuk selanjutnya dijadikan sebagai indicator akhir dalam mengukur kinerja kumulatif pembangunan, yaitu apakah sesuatu wilayah itu berkembang atau tidak. Kemajuan dan perkembangan suatu wilayah, mungkin saja terjadi dalam ukuran-ukuran pertumbuhan sektoral. Tetapi, patut dipahami, pertumbuhan sektoral tidak menjamin wilayah berkembang, karena mungkin saja menciptakan kantong-kantong pertumbuhan dengan akibat ikutan lainnya seperti kemiskinan, ketimpangan dan pengangguran. Pembangunan sektoral akan cepat mencapai titik jenuh, bila wilayah tidak berkembang. Meskipun tetap harus diakui bahwa pengembangan wilayah tetap membutuhkan dukungan pembangunan sektoral.

Kinerja pembangunan Sulawesi Selatan satu dekade terkahir bisa menjadi contoh yang baik untuk mencermati bagaimana wawasan pengembangan wilayah dipraktekkan. Tema pembangunan yang dipilih selalu terkait dengan jargon pengembangan wilayah, namun esensi dan substansinya lebih berat bersifat sektoral. Untuk itu, penting mencermati politik pembangunan dan politik pemerintahan di Sulawesi Selatan. Kinerja pembangunan sejatinya terkait erat dengan fungsi pembangunan dan fungsi pemerintahan yang dijalankan.

 

IDR. 85.000

untuk informasi pemesanan silahkan menghubungi WA. 0895630327146 (Maula Razak)

atau datang langsung ke kantor LOGOV Celebes jl. Ance Dg. Ngoyo no.8/D

 

 

Diterbitkan di Berita

 

LOGOV Celebes Bekerjasama dengan MKD FEB UNHAS dan Keluarga Mahasiswa Sidenreng membuka kesempatan kepada mahasiswa, peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mengikuti pelatihan pengolahan data dengan menggunakan software Stata. Stata merupakan program pengolahan data yang memiliki fitur statistik yang lengkap, sesuai kebutuhan penelitian sosial, ekonomi, dan kesehatan dengan menggunakan perintah yang user friendly.

1. PELATIHAN STATA DASAR

Hari/Tanggal Pelaksanaan: Sabtu, 28 Maret 2020

Pukul : 09.00 - 16.00 WITA

Tempat: Gedung Pascasarjana FEB UNHAS

Fasilitator: Randi Kurniawan S.E., M.Sc. (Peneliti LOGOV Celebes).

 

MATERI

- Pengenalan Stata

- Manajemen Data

- Uji Korelasi 

- Uji Perbedaan

- Regresi

FASILITAS

- Modul dan Do-File Pelatihan

- 1 kali Makan siang

- 2 kali coffee break

- Sertifikat

 

INFO PENDAFTARAN:

- Batas Akhir Pendaftaran dan Pembayaran 21 Maret 2020

- Biaya kontribusi pelatihan Rp. 250.000,-

- Kuota peserta terbatas 20 orang

- WA: 085342740927 (SALMAN SAMIR)

- Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

2. PELATIHAN STATA Untuk Model Limited Dependent Variable

Hari/Tanggal Pelaksanaan: MInggu, 29 Maret 2020

Pukul : 09.00 - 16.00 WITA

Tempat: Gedung Pascasarjana FEB UNHAS

Fasilitator: Randi Kurniawan S.E., M.Sc. (Peneliti LOGOV Celebes).

 

MATERI

- LPM/Logot/Probit

- Multinominal Logit/Probit

- Conditional Logit

- Ordered Logit/Probit

- Regresi

 

FASILITAS

- Modul dan Do-File Pelatihan

- 1 kali Makan siang

- 2 kali coffee break

- Sertifikat

 

INFO PENDAFTARAN:

- Batas Akhir Pendaftaran dan Pembayaran 22 Maret 2020

- Biaya kontribusi pelatihan Rp. 350.000,-

- Kuota peserta terbatas 20 orang

- WA: 085342740927 (SALMAN SAMIR)

- Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Diterbitkan di Agenda

LOGOV Celebes kembali menyelenggarakan pelatihan analisis data kuantitatif yang kedua di tahun 2020. Kali ini, pelatihan difokuskan pada pengolahan data the Indonesia Family Life Survey (IFLS) menggunakan software Stata yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Februari 2020 bertempat di kantor LOGOV Celebes. Materi pelatihan yang diberikan antara lain Pengenalan data IFLS dan struktur data IFLS, generate variabel IFLS, merging variabel antar individu, rumah tangga, dan komunitas, dan penyiapan dataset. Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai instansi, seperti Universitas Negeri Makassar, Bank Indonesia, Universitas Fajar dan lainnya.

Randi Kurniawan selaku trainer mengawali pelatihan dengan memperkenalkan kepada peserta data IFLS beserta struktur data IFLS dan diakhiri dengan penyiapan dataset. Diharapkan, setelah pelatihan ini, peserta bisa mengolah data IFLS untuk keperluan penelitian.

Selanjutnya, pertengahan bulan maret 2020, LOGOV Celebes kembali akan menyelenggarakan pelatihan pengolahan data kuantitatif menggunakan software SPSS. (RR)

Diterbitkan di Pelatihan
Halaman 4 dari 5

LAYANAN

  • Penelitian
  • Konsultan
  • Publikasi
  • Seminar
  • Workshop
  • Pelatihan
  • Kerja Sama

KONTAK KAMI

JL. ANCE DG. NGOYO NO. 8/D
MAKASSAR, SULAWESI SELATAN
INDONESIA
90231

  +62-411-4679343
  +62-852-9999-5447
Surel: office@logovcelebes.id
 
          logovcelebes@gmail.com 

FOLLOW

twitter logo transparent 15 580b57fcd9996e24bc43c521



LOGOV CELEBES

PT. Local Governance (LOGOV) Celebes merupakan lembaga riset privat yang berbasis di Makassar. Berisi sejumlah dosen dan peneliti dari berbagai bidang seperti ekonomi pembangunan, manajemen, akuntansi, sosial ekonomi pertanian, hukum, kelautan dan perikanan, administrasi publik, dan sosial politik, yang telah bekerja sekian lama sebagai sebuah tim. Lembaga ini melayani sejumlah kegiatan akademis seperti riset, konsultan, pelatihan, publikasi, dan sejumlah layanan terkait lainnya.