LOGOV CELEBES

PT. Local Governance (LOGOV) Celebes merupakan lembaga riset privat yang berbasis di Makassar. Berisi sejumlah dosen dan peneliti dari berbagai bidang seperti ekonomi pembangunan, manajemen, akuntansi, sosial ekonomi pertanian, hukum, kelautan dan perikanan, administrasi publik, dan sosial politik, yang telah bekerja sekian lama sebagai sebuah tim. Lembaga ini melayani sejumlah kegiatan akademis seperti riset, konsultan, pelatihan, publikasi, dan sejumlah layanan terkait lainnya.

Penelitian Kerjasama

Risvan Rizaldi

Risvan Rizaldi

Rilis buku terbaru dari Bapak Abd Madjid Sallatu (Direktur Utama LOGOV Celebes)

"Sulawesi Dalam Lintasan Perspektif"

Pembangunan daerah, sejatinya adalah pengembangan wilayah, yang diletakkan sebagai wawasan untuk selanjutnya dijadikan sebagai indicator akhir dalam mengukur kinerja kumulatif pembangunan, yaitu apakah sesuatu wilayah itu berkembang atau tidak. Kemajuan dan perkembangan suatu wilayah, mungkin saja terjadi dalam ukuran-ukuran pertumbuhan sektoral. Tetapi, patut dipahami, pertumbuhan sektoral tidak menjamin wilayah berkembang, karena mungkin saja menciptakan kantong-kantong pertumbuhan dengan akibat ikutan lainnya seperti kemiskinan, ketimpangan dan pengangguran. Pembangunan sektoral akan cepat mencapai titik jenuh, bila wilayah tidak berkembang. Meskipun tetap harus diakui bahwa pengembangan wilayah tetap membutuhkan dukungan pembangunan sektoral.

Kinerja pembangunan Sulawesi Selatan satu dekade terkahir bisa menjadi contoh yang baik untuk mencermati bagaimana wawasan pengembangan wilayah dipraktekkan. Tema pembangunan yang dipilih selalu terkait dengan jargon pengembangan wilayah, namun esensi dan substansinya lebih berat bersifat sektoral. Untuk itu, penting mencermati politik pembangunan dan politik pemerintahan di Sulawesi Selatan. Kinerja pembangunan sejatinya terkait erat dengan fungsi pembangunan dan fungsi pemerintahan yang dijalankan.

 

IDR. 85.000

untuk informasi pemesanan silahkan menghubungi WA. 0895630327146 (Maula Razak)

atau datang langsung ke kantor LOGOV Celebes jl. Ance Dg. Ngoyo no.8/D

 

 

 

LOGOV Celebes Bekerjasama dengan MKD FEB UNHAS dan Keluarga Mahasiswa Sidenreng membuka kesempatan kepada mahasiswa, peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mengikuti pelatihan pengolahan data dengan menggunakan software Stata. Stata merupakan program pengolahan data yang memiliki fitur statistik yang lengkap, sesuai kebutuhan penelitian sosial, ekonomi, dan kesehatan dengan menggunakan perintah yang user friendly.

1. PELATIHAN STATA DASAR

Hari/Tanggal Pelaksanaan: Sabtu, 28 Maret 2020

Pukul : 09.00 - 16.00 WITA

Tempat: Gedung Pascasarjana FEB UNHAS

Fasilitator: Randi Kurniawan S.E., M.Sc. (Peneliti LOGOV Celebes).

 

MATERI

- Pengenalan Stata

- Manajemen Data

- Uji Korelasi 

- Uji Perbedaan

- Regresi

FASILITAS

- Modul dan Do-File Pelatihan

- 1 kali Makan siang

- 2 kali coffee break

- Sertifikat

 

INFO PENDAFTARAN:

- Batas Akhir Pendaftaran dan Pembayaran 21 Maret 2020

- Biaya kontribusi pelatihan Rp. 250.000,-

- Kuota peserta terbatas 20 orang

- WA: 085342740927 (SALMAN SAMIR)

- Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

2. PELATIHAN STATA Untuk Model Limited Dependent Variable

Hari/Tanggal Pelaksanaan: MInggu, 29 Maret 2020

Pukul : 09.00 - 16.00 WITA

Tempat: Gedung Pascasarjana FEB UNHAS

Fasilitator: Randi Kurniawan S.E., M.Sc. (Peneliti LOGOV Celebes).

 

MATERI

- LPM/Logot/Probit

- Multinominal Logit/Probit

- Conditional Logit

- Ordered Logit/Probit

- Regresi

 

FASILITAS

- Modul dan Do-File Pelatihan

- 1 kali Makan siang

- 2 kali coffee break

- Sertifikat

 

INFO PENDAFTARAN:

- Batas Akhir Pendaftaran dan Pembayaran 22 Maret 2020

- Biaya kontribusi pelatihan Rp. 350.000,-

- Kuota peserta terbatas 20 orang

- WA: 085342740927 (SALMAN SAMIR)

- Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

LOGOV Celebes kembali menyelenggarakan pelatihan analisis data kuantitatif yang kedua di tahun 2020. Kali ini, pelatihan difokuskan pada pengolahan data the Indonesia Family Life Survey (IFLS) menggunakan software Stata yang dilaksanakan pada Sabtu, 29 Februari 2020 bertempat di kantor LOGOV Celebes. Materi pelatihan yang diberikan antara lain Pengenalan data IFLS dan struktur data IFLS, generate variabel IFLS, merging variabel antar individu, rumah tangga, dan komunitas, dan penyiapan dataset. Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai instansi, seperti Universitas Negeri Makassar, Bank Indonesia, Universitas Fajar dan lainnya.

Randi Kurniawan selaku trainer mengawali pelatihan dengan memperkenalkan kepada peserta data IFLS beserta struktur data IFLS dan diakhiri dengan penyiapan dataset. Diharapkan, setelah pelatihan ini, peserta bisa mengolah data IFLS untuk keperluan penelitian.

Selanjutnya, pertengahan bulan maret 2020, LOGOV Celebes kembali akan menyelenggarakan pelatihan pengolahan data kuantitatif menggunakan software SPSS. (RR)

Kami membuka kesempatan kepada mahasiswa, peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mengikuti pelatihan pengolahan menggunakan Software SPSS. Software SPSS merupakan program pengolahan data yang memiliki fitur statistik yang sangat lengkap dan mampu mengolah dataset skala besar dan user friendly sehingga sangat tepat digunakan untuk penelitian ekonomi, kesehatan, dan sosial.

Hari/Tanggal Pelaksanaan: Sabtu, 14 Maret 2020.

Waktu : 08.00 - 16.00 WITA

Tempat: Kantor LOGOV Celebes (Lt.2) - Jalan ANce Dg. Ngoyo No. 8/D, Makassar.

Fasilitator: Syahril., S.E., M.Si. (Peneliti LOGOV Celebes).

Materi:

- Impor/memindahkan data ke SPSS

- Manajemen Data

- Goodness of Fit Measurement: Reliability and Validity Test

- Analisis pengaruh / Regresi

Fasilitas:

- Materi pelatihan

- Makan siang

- Coffee Break 

- Sertifikat

Persyaratan:

- Mengisi formulir pendaftaran online dengan melakukan klik di sini

- Melakukan pembayaran pelatihan sebesar Rp150.000,- pada rekening Bank Mandiri 1370015854959 a.n. Yuli Permatasari. 

- Melampirkan bukti pembayaran pada formulir pendaftaran.

- Batas akhir pendaftaran dan pembayaran: 11 maret 2020.

- Peserta terbatas 15 orang.

CP: 0895-6303-27146 (Maula Razak)

LOGOV Celebes kembali menyelenggarakan pelatihan Stata pada Sabtu, 25 Januari 2020. Pelatihan ini fokus pada dasar-dasar penggunaan Stata untuk manajemen data dan analisis statistik sederhana. Bertempat di Kantor LOGOV Celebes, pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari berbagai instansi, seperti Universitas Negeri Makassar, Kementerian Keuangan, Universitas Khairun, dan lainnya.

Randi Kurniawan, selaku trainer dalam pelatihan ini, menyampaikan materi, yaitu pengenalan stata, manajemen data, uji korelasi dan uji perbedaan, dan regresi. Materi pelatihan ini ditujukan kepada peserta yang baru pertama kali menggunakan Stata. Diharapkan setelah mengikut pelatihan, peserta dapat mengaplikasikan software ini untuk kegiatan penelitian.

Selanjutnya, LOGOV Celebes akan menyelenggarakan pelatihan dengan materi aplikasi Stata untuk pengolahan data mikro, yaitu the Indonesia Family Life Survey (IFLS), yang diagendakan pada akhir Februari 2020 (RK).

Kami membuka kesempatan kepada mahasiswa, peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mengikuti pelatihan pengolahan data the Indonesia Family Life Survey (IFLS) dengan menggunakan Software Stata. Data IFLS merupakan data survei rumah tangga dan komunitas yang multi-topik, longitudinal, dan berskala besar sehingga sangat tepat digunakan untuk penelitian ekonomi, kesehatan, dan sosial.

Hari/Tanggal Pelaksanaan: Sabtu, 29 Februari 2020.

Tempat: Kantor LOGOV Celebes (Lt.2) - Jalan ANce Dg. Ngoyo No. 8/D, Makassar.

Fasilitator: Randi Kurniawan S.E., M.Sc. (Peneliti LOGOV Celebes).

Materi:

- Pengenalan data IFLS dan Struktur Data IFLS

- Generate Variabel IFLS

- Merging Variabel antar Individu, Rumah Tangga, dan Komunitas

- Penyiapan Dataset

Fasilitas:

- Modul dan Do-File Pelatihan

- Makan siang

Snack

- Sertifikat

Persyaratan:

- Mengisi formulir pendaftaran online dengan melakukan klik di sini

- Melakukan pembayaran pelatihan sebesar Rp250.000,- pada rekening Bank Mandiri 1370015854959 a.n. Yuli Permatasari. 

- Melampirkan bukti pembayaran pada formulir pendaftaran.

- Batas akhir pendaftaran dan pembayaran: 26 Februari 2020.

- Peserta terbatas 15 orang.

CP: 0895-6303-27146 (Maula Razak)

LOGOV Celebes mengadakan pelatihan analisis statistik menggunakan alat analisis SPSS. Pelatihan diadakan di kantor LOGOV Celebes pada hari sabtu dan minggu (26-27 Oktober 2019). Syahril, peneliti Logov yang telah menerbitkan beberapa artikel ilmiah di jurnal berakreditasi nasional, bertindak sebagai narasumber dalam pelatihan kali ini. Peserta pelatihan memiliki latar belakang yang cukup beragam, mulai dari mahasiwa dan dosen hingga karyawan swasta salah satu perusahaan terkemuka di Makassar. Selain itu, peserta juga berangkat dari latar belakang bidang studi yang cukup beragam pula.

Pelatihan ini berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan kualitas penelitian dengan penguasaan alat-alat analisis statistik. Sehingga pada akhirnya, penelitian-penelitian yang berkualitas dapat digunakan sebagai salah
satu landasan dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti oleh pemerintah. Selain itu, pelatihan ini juga didorong untuk membentuk jejaring peneliti, sehingga tercipta komunitas yang nantinya dapat berkolaborasi dalam program-program riset. 

LOGOV Celebes akan terus mengupayakan peningkatan kualitas hasil riset dengan program-program pelatihan alat analisis statistik. Program-program ini secara reguler akan dijalankan sekali dalam setiap bulan.

LOGOV Celebes kembali menyelenggarakan Pelatihan Analisis Data Menggunakan Software Stata pada Rabu, 19 Juni 2019. Kali ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Alauddin Makassar (FEBI UINAM) didaulat sebagai mitra kerjasama. Pelatihan diikuti oleh dosen dan mahasiswa FEBI UINAM, serta beberapa peserta yang berasal dari institusi pendidikan dan pelatihan di Makassar.

Sebelum pelatihan berlangsung, Andi Risfan Rizaldi selaku perwakilan dari LOGOV Celebes dan Prof. Dr. H. Muslimin, M.Ag selaku Wakil Dekan I FEBI UINAM menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara pelatihan. Dalam sambutannya, Wakil dari LOGOV Celebes menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan sekaligus berharap agar kerjasama dapat dilanjutkan untuk kegiatan selanjutnya. Sementara itu, Wakil Dekan I menyambut baik kerjasama dengan LOGOV Celebes dan berharap peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan pelatihan.

Acara lalu dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh trainer, meliputi, pengenalan software Stata, manajemen data, serta cara melakukan analisis deskriptif dan inferensi di Stata. Karena materi pelatihan ini hanya bersifat pengantar, beberapa peserta berharap agar dilaksanakan kegiatan lanjutan untuk memperdalam pemahaman Stata. [RK]

Diskusi Kebudayaan

Tema: Eksistensi Warisan Budaya Sulawesi Selatan

Narasasumber: Alwy Rachman dan Iwan Sumantri

Moderator: Darsam Belana

Waktu: 16 April 2019, Pukul 13.00-16.30

Tempat: Kantor BaKTI, Jalan H.A. Mappanyukki No. 32, Makassar

Narahubung: Fian - 085299376315

Jumat, 14 September 2018 06:21

Daya Saing Sulawesi Selatan 2018

Belum lama ini, National University of Singapore, LKY School of Public Policy, Asia Competitiveness Institute (ACI), mempublikasikan Analisis Daya Saing Provinsi-Provinsi di Indonesia, termasuk secara khusus menerbitkan hasil kajian dan rekomendasi untuk Prov Sulsel. Kajian seperti ini sudah dilakukan setiap tahun untuk kurun waktu 2015-2018, dimaksudkan untuk mendukung perumusan strategi pembangunan yang tepat. Disamping untuk memberikan gambaran bagi mitra strategis Indonesia. Juga, dimaksudkan dapat menyehatkan persaiangan antar provinsi di Indonesia;


Kajian ini memperlihatkan peringkat daya saing setiap provinsi, dan setiap tahun ACI menyelenggarakan konferensi tahunan pada setiap Nopember di Singapore. Kegiatan tahunan ini dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi APINDO, yang selalu bermitra dengan ACI. Kegiatan tahunan ini juga melibatkan Perguruan Tinggi dan Pemerintah Provinsi membahas hasil-hasil kajian ACI tentang berbagai substansi pembangunan level provinsi;

Metodologi yang digunakan dalam Kajaian Daya Saing yang digunakan oleh ACI mencakup 4(empat) lingkup besar dengan bobot yang sama yaitu masing-masing 25 persen. Yaitu meliputi : (1) Stabilitas Ekonomi Makro, (2) Pemerintahan dan Institusi Publik, (3) Kondisi Finansial, Bisnis, dan Tenaga Kerja, dan (4) Kualitas Hidup daan Pembangunan Infrastruktur. Keempat lingkup besar ini kemudia dijabarkan masing-masing ke dalam 3(tiga) sub-lingkup, yang keseluruhannya mencakup 105 indikator. Keempat lingkup besar di atas dipandang mempengaruhi kemampuan setiap provinsi untuk mencapai pembangunan ekonomi yang tinggi dan inklusif dalam kurun waktu yang cukup panjang;

Selama kurun waktu 2015-2018, kinerja saya saing Sulsel secara umum belum dapat dikatakan menggembirakan. Untuk keempat lingkup besar di atas, pada tahun 2018, Sulsel memang masuk dalam kelompok 10 besar provinsi dalam mencatat skor daya saing tinggi di Indonesia tertinggi di KTI. Tetapi nampak jelas bahwa kondisi daya saing Sulsel berfluktuasi sepanjang kurun waktu 2015-2018. Daya saing tertinggi yang pernah dicapai adalah peringkat ke 6 pada tahun 2016, lalu dengan kecenderungan menurun, ke peringkat 8 pada tahun 2017. Dan penting dicatat bahwa pada tahun 2018, skor yang dicapai Sulsel dengan peringkat ke 10 tersebut (0.249) sangat berbeda jauh dengan skor DKI yang menduduki peringkat ke 1 (tertinggi, 3.172). Peringkat terendah (ke 34) adalah Papua dengan skor (minus) –1.473 dan peringkat ke 33 adalah Sulbar dengan skor (minus) –1.213;
Kajian ACI ini, untuk Sulsel menjadi semakin bila dicermati lebih jauh pada masing-masing keempat lingkup besar tersebut di atas. Ternyata Sulsel, di KTI, hanya terbaik untuk Stabilitas Ekonomi makro, dengan skor (minus) –0.056. Itupun untuk kurun waktu 2015-2018, peringkatnya cenderung terus menurun. Pada tahun 2018, menempati peringkat ke 11, sedangkan pada tahun-tahun sebelumnya ke 8 (2015), ke 9 (2016) dan ke 8 (2017);

Untuk lingkup Pemerintahan dan Institusi Publik, di KTI, pada tahun 2018, tercatat Gorontalo yang tertinggi dengan peringkat ke 4, dengan skor 1.627, Sultra pada peringkat ke 7, dengan skor 0.771, serta Sulteng pada peringkat ke 10, dengan skor 0,587, sedangkan Sulsel berada pada peringkat ke 11, dengan skor 0.551. Hal ini cukup memprihatinkan karena pada tahun 2016 menduduki peringkat ke 2 dan pada tahun 2017 menduduki peringkat ke 3. Nampaknya kondisi tahun 2018 ini perlu mendapatkan perhatian yang serius, mengingat penurunan peringkat Sulsel terlalu dalam;

Untuk Kondisi Finansial, Bisnis dan tenaga kerja, di KTI, pada tahun 2018, skor tertinggi dicapai oleh Papua Barat, yaitu peringkat ke 12, meski dengan skor (minus) –0.011, sedangkan Sulsel menempati peringkat 14 dengan skor (minus) -0.041. Lagi-lagi patut dicatat bahwa pada tahun 2016, Sulsel menduduki peringkat ke 8 dan turun menjadi peringkat ke 13 pada tahun 2017;

Untuk Kualitas Hidup dan Pembangunan Infrastruktur, di KTI pada tahun 2018, peringkat tertinggi dicapai oleh Sulut, yaitu pada peringkat ke 8 dengan skor 0.788, menunjukkan perbaikan peringkat secara konsisten dibandingkan dengan kurun waktu sebelumnya. Sedangkan Sulsel, berada pada peringkat ke 13 dengan skor 0.401, turun terus dari peringkat ke 9 pada tahun 2017 an peringkat ke 7 pada tahun 2016;

Secara umum, kajian untuk Sulsel menyimpulkan bahwa selama kurun waktu 2015-2018 terjadi penurunan dalam semua lingkup besar yang dikaji : Stabilitas Ekonomi Makro dari 8 ke 11, Pemerintahan dan Institusi Publik dari 3 ke 11, Kondisi Finansial, Bisnis dan Tenaga Kerja dari 13 ke 14, dan Kualitas Hidup dan Pembangunan Inrastruktur dari 9 ke 13. Kekuatan Sulsel terletak pada Ketersediaan Layanan Dasar, sedangkan kelemahannya pada pembentukan PDRB dan sektor perdagangan. Karena itu rekomendasi kajian ini ada 2 (dua) : (1) Perbaikan tingkat ekonomi dari segi pendapatan dan perdagangan, dan (2) Pengembangan perekonomian yang lebih stabil dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan industri

Mengingat bahwa metode perhitungan skor per provinsi yang memperlihatkan daya saing relatif, maka nampaknya untuk keseluruhan empat lingkup besar yang dikaji, keberadaan 5(lima) provinsi yang ada di pulau Jawa (DKI, Jabar, Jateng, Jatim dan DIY) sangat besar pengaruhnya pada skor rerata nasional. Untuk itu, dua catatan penting patut dikemukakan : (1) kondisi daya saing provinsi secara terbuka dengan kehadiran ke lima provinsi di pulau Jawa di atas, menjadikan gambaran daya saing terlalu timpang. Gambarannya tentu akan berbeda bila ke lima provinsi tersebut tidak ikut diperhitungkan dalam rerata nasional, dan (2) walaupun, dengan dimasukkannya ke lima provinsi di pulau Jawa tersebut, disamping menunjukkan terdapatnya persaingan antar provinsi yang memang terbuka, juga bisa menjadi target sasaran bagi provinsi lainnya untuk memperbaiki skor dan peringkatnya

Melalui kajian ini, dimana posisi relatif setiap provinsi diperbandingkan satu dengan yang lainnya, sepatutnya menjadi pendorong dan motivasi untuk memperbaiki kondisi pada ke empat lingkup besar dan sub-lingkup yang memang mencakup hal-hal penting bagi pembangunan regional masing-masing provinsi. Dengan demikian, dari hasil kajian ini ada dua hal pokok yang patut dicermati, baik Sulsel maupun provinsi lain di KTI, yaitu : (1) untuk memperbaiki daya saing dari waktu ke waktu, sub-lingkup dan segenap indikator yang digunakan dalam kajian ini, terutama yang membutuhkan perbaikan kinerja, perlu dipahami permasalahan konkrit yang melingkupinya. Agar selanjutnya dapat dilakukan upaya-upaya sistematik dan terukur yang patut dilakukan secara melembaga dan terlembagakan, (2) untuk tujuan perbaikan yang dimaksud di atas, nampaknya sangat dibutuhkan adanya kebijakan berbasis evidence yang secara konsisten diimplementasikan dan secara berlanjut dievaluasi. Hal ini berkenaan dengan kebijakan yang valid serta lebih terarah dan lebih tepat sasaran

Memang disadari bahwa khususnya di KTI termasuk Sulsel terdapat sejumlah hambatan dan kendala yang harus dihadapi untuk meningkatkan daya saing provinsi. Hal ini tentunya merupakan suatu tantangan tersendiri dalam mencapai kinerja pembangunan secara umum. Untuk itu, dua catatan penting patut untuk dipertimbangkan dalam merubah tantangan sebagai peluang pembangunan, yaitu : (1) kemampuan untuk mengidentifikasi setiap permasalahan yang terkait langsung dengan pembentukan skor (sub-lingkup dan indikatornya), yang tentunya hanya dipahami oleh perangkat pemerintahan provinsi sendiri. Dengan demikian, pemecahan masalahnya bisa dilakukan ataupun ditangani secara efektif, (2) mencermati hal-hal yang selama ini sudah baik dalam pembentukan skor, untuk kemudian secara kreatif dan inovatif seyogyanya mampu ditingkatkan terus perbaikannya

Kedua hal di atas, bisa dilakukan secara serentak atau parallel, namun hal tersebut terpulang pada kondisi obyektif kelembagaan dan aparat yang terkait. Adalah provinsi yang bersangkutan sendiri yang paling tahu, yang mana yang lebih optimal bisa memberikan hasil. Namun bila kondisi kelembagaan dan aparat yang tersedia cukup terbatas kapasitas, maka sangat disarankan untuk mengoptimalkan hal-hal yang sudah baik selama ini dalam pembentukan skor, dan menjadikannya sebagai peluang yang paling memungkinkan. Pendekatan seperti ini, biasanya disebut sebagai pendekatan ‘Appreciative Inquiry’;

Makassar, Medio September 2018.-

A. M. Sallatu

LAYANAN

  • Penelitian
  • Konsultan
  • Publikasi
  • Seminar
  • Workshop
  • Pelatihan
  • Kerja Sama

KONTAK KAMI

JL. ANCE DG. NGOYO NO. 8/D
MAKASSAR, SULAWESI SELATAN
INDONESIA
90231

  +62-411-4679343
  +62-852-9999-5447
Surel: office@logovcelebes.id
 
          logovcelebes@gmail.com 

FOLLOW

twitter logo transparent 15 580b57fcd9996e24bc43c521



LOGOV CELEBES

PT. Local Governance (LOGOV) Celebes merupakan lembaga riset privat yang berbasis di Makassar. Berisi sejumlah dosen dan peneliti dari berbagai bidang seperti ekonomi pembangunan, manajemen, akuntansi, sosial ekonomi pertanian, hukum, kelautan dan perikanan, administrasi publik, dan sosial politik, yang telah bekerja sekian lama sebagai sebuah tim. Lembaga ini melayani sejumlah kegiatan akademis seperti riset, konsultan, pelatihan, publikasi, dan sejumlah layanan terkait lainnya.